Kamis, 24 Januari 2013

Pengertian Individu


Artikel 1
Pokok Masalah Tentang Individu, Keluarga dan Masyarakat
             Pengertian Individu
Individu berasal dari kata individum (Latin), Yaitu satuan kecil yang tidak dapat dibagi lagi. Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.
1.         Raga, merupakan bentuk jasad manusia yang khas yang dapat membedakan antara individu yang satu dengan yang lain, sekalipun dengan hakikat yang sama
2.         Rasa, merupakan perasaan manusia yang dapat menangkap objek gerakan dari benda-benda isi alam semesta atau perasaan yang menyangkut dengan keindahan
3.         Rasio atau akal pikiran, merupakan kelengkapan manusia untuk mengembangkan diri, mengatasi segala sesuatu yang diperlukan dalam diri tiap manusia dan merupakan alat untuk mencerna apa yang diterima oleh panca indera.
4.         Rukun atau pergaulan hidup, merupakan bentuk sosialisasi dengan manusia dan hidup berdampingan satu sama lain secara harmonis, damai dan saling melengkapi. Rukun inilah yang dapat membantu manusia untuk membentuk suatu kelompok sosial yang sering disebut masyarakat
Dalam ilmu sosial individu merupakan bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil.
           Pengertian Keluarga dan Fungsi Keluarga
Keluarga (bahasa Sanskerta: “kulawarga”; “ras” dan “warga” yang berarti “anggota”) adalah lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah.
Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut.
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.
- Fungsi Keluarga
Fungsi keluarga menurut Friedman 1998 (dalam Setiawati & Santun, 2008) adalah :
a)    Fungsi Afektif
Fungsi afektif adalah fungsi internal  keluarga sebagai dasar kekuatan keluarga. Didalamnya terkait dengan saling mengasihi, saling mendukung dan saling menghargai antar anggota kelurga.
b)    Fungsi Sosialisasi
Fungsi sosialisasi adalah fungsi yang mengembangkan proses interaksi dalam keluarga. Sosialisasi dimulai sejak lahir dan keluarga merupakan tempat individu untuk belajar bersosialisasi
c)    Fungsi Reproduksi
Fungsi reproduksi adalah fungsi keluarga untuk meneruskan kelangsungan keturunan dan menambah sumber daya manusia.
d)    Fungsi Ekonomi
Fungsi ekonomi adalah fungsi keluarga untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarganya yaitu : sandang, pangan dan papan.
e)    Fungsi Perawatan Kesehatan
Fungsi perawatan kesehatan adalah fungsi keluarga untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan dan merawat anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan.



           Keluarga Inti
Keluarga inti yaitu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan anak atau anak-anak, yang pertama kali dikembangkan oleh dunia barat untuk membedakan kelompok keluarga yang terdiri dari orang tua dan anak-anaknya, biasanya ayah, ibu, dan anak, dari apa yang dikenal keluarga besar.
           Keluarga Besar
Keluarga Besar (Extended Family): keluarga inti ditambah sanak saudara misalnya nenek, kakek, keponakan, saudara sepupu, paman, bibi, dsb.
           Tipe-tipe Keluarga
- Keluarga Dalam Masyarakat Praliterasi
Terdapat 2 faktor penting yang berbeda dalam penentuan pola organisasi keluarga praliterasi. Pertama adalah cara menentukan garis keturunan, apakah berdasarkan garis keturunan dari laki-laki (pratrilineal) atau wanita (matrilineal). Kedua adalah menurut tempat tinggal pasangan setelah menikah.
- Keluarga Maternal
Dalam beberapa masyarakat praliterasi ini disusun dari ibu, anak laki-lakinya, anak perempuannya, dan anak-anak dari anak perempuannya. Setelah menikah anak laki-lakinya terus tinggal dengan ibu mereka dan hanya merupakan tamu dari keluarga istri mereka, yang juga bertempat tinggal dengan ibu perempuan sendiri.
- Keluarga Paternal
Atas kondisi tertentu keluarga pada masa praliterasi diatur sesuai dengan keturunana paternal,di mana wanita yang menikah akan tinggal bersama suaminya di rumah ibu-bapaknya, serta saudara laki-lakinya yang telah menikah beserta dengan istri-istri dan anak-anak mereka. Kehidupan anak, seperti pada keluarga maternal, banyak diurus atas pengaruh kaum keluarga.
- Keluarga Historis
Keluarga Patriarkat Luas (Extended Patriarchal Family)
Pada masyarakat kuno, keluarga patriarkal luas adalah ciri-ciri dari bentuk kekeluargaan. Hal ini biasa ditemui di China, India, dan jepang. Pada saat sekarang ini mungkin mayoritas dari ras manusia yang hidup pada negara-negara yang masih memperhatikan tipe organisasi keluarga yang seperti ini, sedikit banyak akan menggunakan kontrol yang absolut atas istri-istrinya, anak-anak perempuannya yang belum menikah, anak laki-lakinya.
- Keluarga Demokratis Modern
Revolusi industri telah menyebabkan hancurnya keluarga patriarkal kecil dan timbulnya keluarga demokratis. Pada saat pemuda-pemuda desa dapat memperoleh kebebasan tanah atau seorang pemuda di kota dapat memperoleh suatu pekerjaan di pabrik, kekuasaan orang tua telah banyak mengalami kelemahan. Orang-orang muda telah mengatur perkawinan mereka sendiri dan membentuk rumah tangga sendiri.
           Pengertian Masyarakat
Masyarakat merupakan salah satu satuan sosial sistem sosial, atau kesatuan hidup manusia. Istilah inggrisnya adalah society, sedangkan masyarakat itu sendiri berasal dari bahasa Arab Syakara yang berarti ikut serta atau partisipasi, kata Arab masyarakat berarti saling bergaul yang istilah ilmiahnya berinteraksi.
Dapat disimpulkan bahwa Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang saling berinteraksi dalam suatu hubungan sosial telah dan memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.
           Pandangan hidup
Pandangan hidup itu bersifat kodrati, Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup sendiri adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pandangan hidup itu adalah sebuah jalur yang dibuat untuk menentukan arah kehidupan seseorang, Pandangan hidup itu ibarat wadah dan Manusia adalah ibarat air yang mengikuti bagaimana bentuk wadah.



Sumber Data:
http://www.scribd.com/doc/39801272/Pengertian-individu
http://ratihseptiaryani.blogspot.com/2009/12/individu-pengertian-individu-individu.html
http://keripiku.blogspot.com/2010/11/pengertian-individu-keluarga-dan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga
http://ilmugreen.blogspot.com/2012/06/fungsi-keluarga.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga_inti
http://www.scribd.com/doc/50988183/Tipe-tipe-Keluarga
http://carapedia.com/pengertian_definisi_masyarakat_menurut_para_ahli_info488.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar